Minggu, 22 Juli 2018

Cerita Yang Lucu alias di Kerjain

Maryadi sang Traveler - Hari ini, minggu 22/7 hari yang sangat membosankan bagi aku. Tidak ada yang aku kerjain selain baring, minum, makan, baca buku dan bersih-bersih Rumah yang berantakan. 

Setelah jam menunjukan matahari lengser dari atas kepala aku mulai berfikir, apa yang akan aku lakuin ya.. hari ini, dan akhirnya  otak atik hp sambil belihat pesan whattshapp.

Setelah di geser ke atas ada salah satu pesan yang membuatku ingin menulis sesuatau disitus sosmed.

Melihat pesannya aku sambil tersenyum mengatakan " is seru banget ni orang".

Isinya chettingannya gini.

Hey selamat malam.
Malam juga dia jawab.
Kamu lagi apa.
Lagi main sama aqil.

Trus aku nanya, aqil nya tu lucu gak ? ..
Lucu banget kata dia.
Lalu aku nanya sama dia, umurnya berapa bulan..?
Umurnya 8 bulan jawabnya.

"Wah lucu banget loh main sama anak kecil, membuat kita seakan seperti lepas dari semua permasalahan hidup. Aku punya keponaan dirumah, saat aku pulang keponaan aku nempel terus kayak perangko sampai-sampai pas aku mau pergi kekota merek nangis mau ikut" aku sambil cerita serius.

"Di guna-guna kalik tuu" candanya.

"Gak lah tapi setiap aku pulang aku belikan kue untuk ponaan ku, itu aja gak guna-gunain" jawab ku.

Tak lama kemudian malam sudah mulai larut, bulu kudu ku merinding kedinginan.

Sontak aku minta , kirimin dong fotonya aqil" pinta ku.

Tunggu yah.....

Klung2 tiga kali berdering setelah ku buka pesan itu ternyata, ini yang buat aku ketawah, aneh dan lucu banget guys.

Mao tau yang di kirim oleh dia " ternyata KUCING guys. Hhhhhhhhhh.

Nah di situ aku keruk-keruk ketawa sambil liat chettingan dari awal sampai akhir.

Haaa. Aqil tu kucing????
Bukan bayi manisia?? Tanya ku seakan tak percaya yang di bahas ternyata berbeda 90 drajad.

"Bukan" simple dia jawab sambil tertawa.
"Is kenak deeeeh" candanya.(bersambung)

*oke itu lah cerita malam itu terus ikuti cerita yang selanjutnya dari Maryadi sang Traveler*
Kucing namanya aqil.

Sabtu, 01 April 2017

Pelantikan dan Rapat Kerja pengurus BKPRMI kecamatan periode 2017-2019


http://himpunanmahasiswakuburaya.blogspot.co.id/- Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) adalah kelanjutan yang semula bernama Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI), didirikan pada tanggal 19 Ramadhan 1397 Hijriah bertepatan dengan 3 September 1977 Miladiah di Masjid Istiqomah Bandung, untuk jangka waktu yang tidak di tentukan. Selanjutnya, tujuan didirikannya BKPRMI adalah untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi Pemuda Remaja Masjid agar bertaqwa kepada Allah SWT, memiliki wawasan keislaman dan keindonesiaan yang utuh dan kokoh, serta senantiasa memakmurkan Masjid sebagai pusat ibadah, perjuangan dan kebudayaan dengan tetap berpegang teguh kepada prinsip aqidah, ukhuwah dan dakwah Islamiyah untuk mewujudkan masyarakat marhamah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelantikan dan Rapat kerja  pengurusan  Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan kualamandor B ,kecamatan Sebangki, dan Kecamtan Sungai Ambawang ini diadakan di Aula Kantor bupati Babupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dihadiri beberapa tokoh diantaranya bapak Firmansyah selaku Kabid Disbuperpora KKR, bapak Drs. Lugito,M.Si Selaku perwakilan Bupati KKR, Bapak H.Irsan,S,Ag.MH selaku ketua BKPRMI KKR. Pada pereode 2017-2019 ini sebenarnya sudah melakukan pemilihan ketua baru secara Demokrasi, dipilih langsung oleh beberapa perwakilan remaja masjid yang ada di  3 (tiga) kecamatan yakni Kecamatan kualamandor B, Kecamatan Sebangki dan Kecamtan Sungai Ambawang dengan jumlah 65 kontingen, suksesi pemilihan ketua BKPRMI berlangsung di aula kantor camat sungai ambawang, Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat, pada tahun 2016 lalu. Muhammad Tapyin  adalah sosok pemimpin yang terpilih menjadi ketua  BKPRMI Kecamatan perioda 2017-2019. 

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Kubu Raya berdiri sekitar tahun 1986 dalam kegiatan besarnya diadakan setiap bulan april setelah para pelajar lagi libur. BKPRMI ini  selalu  mengedepankan remaja masjid untuk berperan aktif dalam mensyi'arkan keagaman yang dianjurkan oleh Rosullulah dan juga Remaja Masjid yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya upaya mereka lebih tahu bagaimana fungsi masjid selain dari melaksanakan perintah-Nya. Demikian kata H.Irsan ketua BKPRMI Kabupaten Kubu Raya. Sabtu 01 April 2017.

"Sebenarnya BKPRMI ini,  difokuskan pada kegiatan yang bersifat kerohanian adalah kegiatan rutin yang sering dilaksanakan. Sementara kegiatan yang lain-lain, itu lebih bersifat isidentil minsalnya kalau ada kegiatan-kegiatan pemuda remaja masjid, pelatihan Khutbah, pelatihan pardu kifayah, Mengajarkan ngaji para pelajar dan pelatihan manajemen masjid, itulah sebagian program yang tidah terjamah selama ini, untuk periode 2017-2019 ini diharapkan lebih kepada hal-hal yang bersifat keislaman". tambahnya.

Dalam acara Pelantikan dan Rapat kerja  pengurus BKPRMI dibuka langsung oleh bapak Logito selaku kepala dinas BPMPT kabupaten Kubu Raya  selaku perwakilan Bupati Kabupaten Kubu Raya " dengan adanya perkumpulan remaja seperti Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)  saya sangat apresiasi  terutama dalam  program yang diselenggarakan oleh BKPRMI ini bersifat keislaman, Sebagai mana dalam Peraturan bupati KKR tentan Molok dan Keagamaan, mewajibkan seluruh siswa untuk menghafal surah-surah pendek sertak kajian keagamaan, ini bisa disingkronkan".Kerjasama dari Paradigma (Pola Pikir) yang berbeda akan mewujudkan hasil Lebih Besar dan Efektif sehubungan Proses yang dijalani menunjukkan tujuan yang sama dan kesepakatan demi Hasil Positif. Dengan berjalanya pelantikan ini bukan hanya serimonial saja, akan tetapi untuk melanjutkan roda kepengurusan yang akan kita jalani selama 3 (tiga) tahun mendatang, sehingga terjalin tali silaturahmi yang erat dengan semua remaja masjid yang ada di 2 Kecamatan. Tegas Muhammad Tapyin Selaku  Ketua BKPRMI Kecamatan.


Setiap organisasi dalam mengembangkan serta melaksanakan segala anspirasi dan potensi di suatu wilayah, maka BKPRMI Kecamatan memiliki program kerja. Program kerja ini terdiri dari program kerja jangka panjan dan program kerja janngka pendek. Program kerja jangka penjang merupakan suatu rencana kegiatan yang akan dilakukan dalam 3 tahun kedepan oleh seluruh pengurus BKPRMI bekerja sama dengan aparatur pemerintahan Kabupaten Kubu Raya dan Kontingen Ramaja Masjid. Adapun program kerja BKPRMI Kecamatan Ialah;

1. Ekonomi Kreatif
    Tujuan ; Agar menimbulkan rasa memandirian dalam pengurus BKPRMI serta dapat mandiri dalam melaksanakan Program      Kerja.
2. Tomba Karya Tulis Ilmiah
Tujuan ; Diharapkan peserta akan mendapatkan informasi dan pengetahuan baru sehingga menggugah semangat Menulis dan dapat melahirkan generasi-generasi muda yang produktif, solutif, dan kompeten dalam menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dalam dan dapat dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Meningkatkan cabang lomba Jasmani dan Rohani yang akan diadakan Setahun Sekali dengan sekala Besar.

-Maryadi




Minggu, 12 Maret 2017

Kubu Raya Bangun Ekonomi Berbasis Potensi Desa


Kata Bupati Kubu Raya Bangun Ekonomi Berbasis Potensi Desa.

Pontianak (Antara Kalbar) - Program pembangunan ekonomi kerakyatan dengan mengedepankan potensi lokal desa di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai difokuskan untuk tahun 2018 seiring dengan semakin membaiknya ketersediaan infrastruktur pendukung.

Hal itu sesuai dengan kondisi wilayah Kubu Raya yang memiliki potensi cukup besar dalam budidaya berbagai tanaman buah-buahan, sayuran dan hortikultura, kata Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat berkunjung di Desa Sungai Enau, Kamis.

Sejumlah desa bahkan sudah dikenal sebagai pusat buah-buahan tertentu. Sebut saja Desa Punggur dengan potensi buah langsat dan durian.

"Silakan dikembangkan, kami ingin satu desa dengan satu buah unggulan. Dinas terkait harus turut membantu, misalnya melakukan penelitian tentang tanaman buah apa yang cocok dibudidayakan di desa tersebut, supaya hasilnya bagus," katanya.

Menurut Rusman Ali dengan mengembangkan tanaman buah pekarangan rumah warga juga akan jauh lebih asri dan udaranya segar. Disamping itu manfaatnya ekonominya juga didapat dari hasil panen buahnya.

Menurutnya, semua pihak harus bersinergi dalam optimalisasi lahan. Masyarakat yang mempunyai lahan semakin diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi. 

"Mungkin sebagian orang masih menganggap sepele namun hasilnya benar-benar akan dirasakan kemudian," tuturnya. 

Seperti di Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, berbagai jenis buah dapat dikembangkan seperti durian, langsat, jeruk dan lain-lain.

"Kita lihat tadi sepanjang perjalanan masuk ke kantor desa, begitu masuk Sungai Enau, ada langsat, ada durian, jeruk. Ini kan potensi yang luar biasa. Jika terus dikembangkan akan membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat kita," ujar Rusman Ali.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Enau Rajali mengatakan bahwa Sungai Enau memiliki potensi yang sangat besar dari segi perkebunan dan pertanian serta peternakan dan budidaya. 

Dikatakan Rajali pihaknya melalui program pembinaan di Desa akan terus mengembangkan dan menggali seluruh potensi yang ada di Sungai Enau dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Sumber

Dokumentasi Angkatan 2010-2015